Persahabatan

>

imageedit_36_3099932659
Pixabay.com

Persahabatan, pertemanan atau perkawanan, itu adalah sebuah kata bahasa Indonesia yang bila dijadikan kata kerja menjadi bersahabat, berteman dan berkawan. Saya tidak atau belum tahu betul apa sebenarnya makna juga hikmah dibalik kata persahabatan. Tapi yang pasti, yang saya ketahui bahwa membangun persahabatan adalah sesuatu yang positif sifatnya. Terlepas dari apa maksud dan tujuan orang dalam membangun persahabatan itu sendiri. Di dunia maya yang kini sedang kita geluti begitu marak istilah ini muncul di berbagai komentar kita untuk menunjukkan rasa persahabatan ini. Seperti ucapan salam, salam kenal, salam persahabatan, salam hormat, salam takzim, salam untuk keluarga dan lain-lain.

imageedit_1_4413075435
pixabay.com

Ada yang bilang atau kalau saya tidak salah, dalam satu puisi yang pernah saya baca di salah satu postingan teman mengatakan, bahwa pertemanan di dunia maya sekarang ini semakin marak, sementara dengan tetangga kiri-kanan jarang bertegur-sapa. Subhanallah, saya kira sebait puisi di atas adalah peringatan atau teguran yang sangat bermanfaat. Mengapa demikian, karena memang kecenderungan pola hidup atau gaya hidup manusia di era sekarang ini sedang mengarah atau bahkan sudah berada pada pola hidup yang individualistis dan hedonistis. Terutama dalam pola hidup dan gaya hidup masyarakat di perkotaan, yang mana sedikit demi sedikit akan merambat juga pada gaya hidup masyarakat pedesaan. Terkait dengan gaya hidup individualistik ini berikut saya mengutip pendapat seorang tokoh.

imageedit_3_9376184787
pixabay.com

“Sikap individualistik tidak sejalan dengan nilai Islam. Dalam hidup bermasyarakat, Islam mengajarkan untuk hidup berdampingan secara harmonis, saling menghargai, toleran, dan tolong menolong,” seru Prof. Anas.Gaya hidup individualistik yang berujung pada materialistik kini telah merebak di Indonesia. Menurut Prof. Anas, gaya hidup ini lebih mengutamakan nafsu duniawi sebagai tujuan hidup. Akibatnya, kebahagiaan yang didapat justru hanya melahirkan sebuah kebahagiaan semu.”

Jadi, mari kita membangun pola hidup atau gaya hidup yang egaliter saja jangan yang individualistik, karena seperti kata beliau di atas bahwa gaya hidup individualistis tidak akan menghasilkan kecuali hanya kebahagiaan yang semu.

Kemudian terkait dengan arti atau makna dari kata pertemanan atau persahabatan saya mengutip dari http://www.bacaislam.com.
imageedit_20_7264877121
pixabay.com

Rasulullah shallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Maukah aku tunjukkan pada kalian tentang sesuatu yang derajatnya lebih utama daripada sholat, puasa, sedekah?”

Para sahabat: ‘Mau, wahai Rasulullah!’
Beliau saw: “perbaiki pergaulan, karena rusaknya hubungan baik berarti mencukur, aku tidak mengatakan mencukur rambut, tapi mencukur AGAMA”
(HR At-Tirmidzi)
Seorang ulama  mengatakan :
  1. Seorang sahabat adalah orang yang tidak ingin dirimu menderita, akan terus memberimu semangat ketika engkau sedang terpuruk.
  2. Tidak ikut mencaci ketika orang lain mencacimu.
friendship-824253__180
Pixabay.com

Lalu bagaimana kriteria sahabat yang baik?

Lukman alhakim menasihati anaknya:
  1. Wahai anakku setelah kau mendapatkan keimanan pada Allah, maka carilah teman yg baik dan tulus..
  2. Perumpamaan teman yg baik seperti “pohon” jika kau duduk di bawahnya dia dpt menaungimu, jika kau mengambil buahnya dpt kau makan.
  3. Jika ia tak bermanfaat untuk mu ia juga tak akan membahayakan-mu.

Kembali pada fokus pembicaraan kita tentang persahabatan, bahwa kita dalam hidup bisa bersahabat atau berteman dengan siapa saja, kapan saja  dan di mana saja. Mau di dunia maya atau dunia nyata yang penting dalam membangun persahabatan adalah dengan niat yang baik, syukur-syukur punya niat berteman karena Allah shubhanahu wata’ala dan berharap untuk mendapatkan pahala di akhirat kelak, yakni sama-sama diperkenankan untuk memasuki surga-Nya. Karena sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadits, bahwa ” Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat.” Jadi, peranan niat dalam segala amal ibadah kita sangatlah vital.

imageedit_16_6251816328
Pixabay.com

Karena itu, kita bersahabat di mana saja dengan siapapun asalkan dengan niat seperti yang dijelaskan di atas adalah sesuatu yang baik (positif). Dan bagi saya, justru ada nilai plus bagi yang juga membangun persahabatan di dunia maya dari sekedar hanya punya sahabat atau teman di dunia nyata. Asalkan, sekali lagi dengan niat yang baik dan mengharapkan ridho dan kasih sayang dari Allah shubhanahu wata’ala. Wallahu a’lam.

Demikian catatan singkat saya mengenai persahabatan, mudah-mudahan bermanfaat. aamien.

 

 

8 thoughts on “Persahabatan

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas AR Syamsuddin…

    Asyik membaca perihal persahabatan di atas. ternyata sangat besar amaran Rasulullah SAW jika kita memutuskan silaturahmi dengan sahabat sehingga bisa merosakkan agama. Alhamdulillah, saya mempunyai banyak sahabat sejati sejak dari sekolah rendah, menengah dan universiti. Kami saling berhubungan sehingga kini walau tidak pernah bertemu.

    Sukurlah adanya media sosial yang bisa menyambung kembali silaturahmi yang lama terputus. Mudahan dengan menjalin persahabatan dengan sesiapa pun kita pasti mendapat ingatan dan doa yang baik biar hanya di maya pada. Terima kasih diucapkan kepada mas AR Syamsuddin kerana masih bersilaturahmi melalui komentar2 bernas di blog saya selama ini.

    Salam takzim dan hormat dari Sarikei, Sarawak.

    Like

    1. Wa’alaikum salam wr.wb. mba Fatimah…

      Alhamdulillah, terima kasih mba Fatimah telah meluangkan waktu buat mampir dan membaca artikel persahabatan di blog saya. Betul sekali mba Fatimah, kita patut bersyukur pada Allah shubhanahu wata’ala atas karunia-Nya berupa kemajuan teknologi informasi sekarang ini. Banyak sekali manfaatnya bagi kita melalui media internet kita bisa saling menyapa dan berbagi pengalaman dan informasi bermanfaat, sekaligus bisa membangun persahabatan dengan siapa saja walau kita dibatasi teritorial negara masing-masing. Sekali lagi, terima kasih atas kunjungan dan komentar-komentar menarik dari mba Fatimah. Mudah-mudahan semua akan menjadi pengikat tali persahabatan dan silaturrahmi yang bermanfaat, aamien.

      Salam takzim kembali dari Dompu-NTB

      Like

Hai Sobat, mari kita saling menyapa dan berbagi...

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s