Selalu Berdoa Setiap Kali Akan Melangkah

 

imageedit_29_9916784469
Pixabay.com

Hidup ini adalah perjalanan panjang. Tetapi dalam keseharian kita ada perjalan-perjalanan singkat yang memaksa kita keluar dari rumah. Hidup ini juga merupakan pertarungan-pertarungan besar. Tetapi dalam keseharian kita ada pula pertarungan-pertarungan kecil yang tidak semestinya menyita banyak energi dan perhatian, apalagi sampai mengakhiri hidup kita yang belum banyak memberikan arti buat diri kita sendiri

Oleh karean itu, perjalanan-perjalanan singkat yang mengharuskan kita keluar rumah, semestinya dihindarkan dari pertarungan-pertarungan yang tidak perlu, yang bisa jadi akan memberikan banyak kerugian. Dan agar itu bisa terwujud dalam setiap langkah kita, hal berikut mudah-mudahan bisa menjadi pengingat.

Keluar dari rumah, sesungguhnya bukanlah sesuatu yang selalu menyenangkan. Kalaulah bukan karena ingin menjemput kesenangan, kemudahan, atau mencari dan mengambil pembelajaran hidup, tentulah kita lebih memilih untuk tinggal di rumah, bercengkerama bersama sana-anak dan keluarga, lebih aman dan lebih nikmat.

Tentang hal ini Rasulullah saw bersabda, “Perjalanan itu bagian dari azab. Ia menghalangi seseorang dari tidurnya, dari makan dan minumnya. Apabila seseorang telah memenuhi kebutuhan dan keinginannya hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya.” (HR.Bukhari)

Akan tetapi kita butuh makan, kita butuh ilmu, kita butuh bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang dan dunia luar, kita butuh wawasan dan informasi, kita buth suasana yang berbeda dengan yang kita rasakan dalam keseharian, atau karena kita butuh sesuatu yang lain dalam hidup ini, yang semuanya itu sulit untuk dipenuhi tanpa keluar rumah, maka mau tidak mau kita harus melangkahkan kaki, berjalan dan keluar meninggalkan rumah.

Untuk memenuhi kebutuhan kita yang banyak itu, kita butuh rasa aman, ketenangan dan juga keselamatan dalam setiap langkah kita. Sementara di luar sana telah menanti banyak rintangan yang siap mengacaukannya. Untuk itu, agar kita selalu mendapatkan perlindungan dari Allah, dan agar kita senantiasa dalam rasa aman dan selamat hingga kembali ke pangkuan keluarga, maka hendaklah ingatan kita tidak pernah lepas pada Allah swt, sejak kali pertama kaki kita melangkah keluar rumah, lalu menaiki kendaraan, hingga kita kembali lagi ke rumah.

Abdullah bin Umar ra mengajarkan para sahabatnya satu doa yang ia dengar dari Rasulullah ketika akan keluar rumah. Katanya, ketika Rasulullah saw telah duduk di atas untanya saat hendak melakukan perjalanan, beliau bertakbir sebanyak tiga kali, lalu membaca doa, “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan ketakwaan, dan dari amal perbuatan yang Engkau ridhoi. Ya Allah mudahkanlah pada perjalanan kami, dan pendedkkanlah jauhnya perjalanan. Ya Allah, Engkau teman dalam perjalanan dan pemimpin bagi keluarga. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari susahnya perjalanan, buruknya pemandangan dan jeleknya kesudahan pada harta dan keluarga.”

Ketika akan pulang, kata Ibnu Umar pula, beliau membaca doa serupa dan ditambah, “Kami kembali, bertaubat, beribadah dan memuji kepada Allah.”(HR.Muslim)

Keharusan berdoa bukan hanya kepada kita yang akan keluar rumah. Akan tetapi orang-orang yang kita tinggalkan; orang tua, ibu, atau anak hendaknya selslu diminta doanya demi keselamatan kita selama dalam perjalanan hingga kita kembali ke rumah. Meski perjalanan itu tidak terlalu jauh atau mungkin perjalanan yang memang setiap hari kita lakukan.

Doa itu mungkin hanya sejemput kata, tetapi itu tetap penting. Paling tidak akan menyelamtakan kita dari pertarungan-pertarungan sia-sia yang banyak berserakan di luar rumah sana. Sebab, tidak selamnya kita mampu menguasai diri kita sendiri, sehingga kita butuh akan penguasaan Allah atas hal-hal yang tidak kita sadari, sangat kita butuhkan@

Source : Tarbawi-Edisi 149/15 Pebruari 2007

SPARK OF CONTENT :

Prayer (do’a) is maybe only a little bit of  words, but it is still important. At least,it will be in saving us from the struggles in vain that many scattered outside the house there. Therefore, we always unable to control ourselves, so we need God’s mastery over the things that we do not realize, so we need. A prayer that is done properly then the petitioner will have the strength and power to change is very remarkable. A hadith says, “No one can change destiny but pray and nothing can extend the life cycle but kindness.” So every good prayer will always be granted, as narrated by Imam Ahmad in a hadith, “No Muslim can pray to God, that is where his prayers are not directed to disobedience or sin and severing the rope families, except that Allah will grant it . ” Must pray not only for us to be out of the house, but the people we leave behind such as parents, mother, or child should always requested prayer for our salvation during the journey until we return home, eventhough the trip was not too far away, or maybe a trip that is every day we do.

 

8 thoughts on “Selalu Berdoa Setiap Kali Akan Melangkah

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas AR Syamsuddin…

    Alhamdulillah, pesan dan ingatan yang baik untuk saya dan sesiapa yang mahu berpergian ke mana sahaja. Kita sangat beruntung kerana ada Tuhan yang sentiasa memelihara dan mengawasi kita. Maka, kesyukuran yang tinggi dihadapkan kepada-NYA atas kasih sayang yang tidak terbilang itu. Mudahan kehidupan kita selalu dalam aman dari hasutan setan, musibah dan kesedihan kerana keyakinan kita kepada Allah SWT yang Maha Pelindung.

    Salam takzim dari Sarikei, Sarawak.

    Liked by 1 person

    1. Wa’alaikumsalam wr.wb, mbak Fatimah…

      Betul sekali apa yang dikatakan mbak Fatimah itu, kita benar-benar sangat beruntung ada Tuhan yang senantiasa memelihara dan mengawasi kita. Karena itu, kita harus banyak bersyukur kepada Allah dengan kesyukuran yang banyak atas kemurahan-Nya yang tak terbilang itu. Dengan keyakinan bahwa Allah akan senantiasa melindungi di setiap langkah kita keluar dari rumah menuju tempat kerja dengan selamat hingga kembali ke rumah dengan selamat pula. Maka sudahkah kita bersyukur…Semoga kita tergolong orang-orang yang pandai bersyukur, aamiin.

      Salam takzim dari saya di Dompu-NTB

      Like

    1. Wa’alaikumsalam mas Ardiansyah…iya mas sdh semestinya kita saling me ngingatkan utk mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Jangan mpe lupa agar kita tidak dilupakan-Nya.

      Like

    1. Iya mas, betul sekali apa yang mas Alris katakan itu. Kita semua membutuhkan-Nya dalam semua hal. Jangan pernah kita berpikir bahwa kita bisa mencapai apa yang kita inginkan tanpa pertolongan Allah…Tetaplah kita semua bersama-Nya dan bersama pertolongan-Nya.Terima kasih mas atas kunjungannya.

      Like

Hai Sobat, mari kita saling menyapa dan berbagi...

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s