Aku Menyambutmu Yaa Ramadhan

th (80)
Yahoo image

Alhamdulillah masih bisa berjumpa lagi Ramadhan di tahun 2016. Ketika menulis artikel ini tepat pukul 03.00 wita jadi sambil menunggu menu santap sahur yang disediakan oleh istri, saya menulis artikel pendek ini untuk menyambut Ramadhan 2016, Marhaban Ya Ramadhan!

Saya sendiri dalam kondisi agak kurang fit karena terserang flu dan batuk-batuk juga sedikit demam. Badan terasa sakit pada semua sendi-sendi mulai dari pundak, punggung, pinggang, pinggul hingga lutut. Oleh karena itu pula, hari ini Senin tanggal 6 Juni 2016 saya terpaksa minta ijin untuk istirahat dari kantor, mudah-mudahan kondisi kesehatan saya bisa segera kembali pulih. Minggu-minggu ini ke depan memang cukup banyak kesibukan dengan pekerjaan di kantor, mulai merealisasikan semua rencana dan program yang ada, melakukan evaluasi pelaksanaannya dan juga membuat laporan pertanggungjawaban.

380124_354x50Itulah salah satu bentuk kesibukan duniawi kita yang tanpa terasa telah menghabiskan sekian banyak waktu dan tenaga kita. Kembali kita pada pembicaraan tentang Ramadhan. Ramadhan merupakan bulan yang kehadirannya sangat dinanti-nantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Marhaban Ya Ramadhan. Ramadhan sudah  tiba menemui kita. Selamat datang wahai Ramadhan, bulan yang penuh berkah, maghfirah dan pembebasan dari api neraka. Di dalamnya Allah menurunkan kitab mulia, petunjuk dan cahaya. Di dalamnya pula Allah memberikan kemenangan besar bagi hamba-Nya pada saat perang Badar.

Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa jika dibanding dengan bulan-bulan yang lain. Sungguh merupakan nikmat yang sangat besar jika seorang muslim dapat berjumpa dengan bulan Ramadhan. Karena itu, memakmurkannya dengan berbagai amal shaleh demi mencapai ridha Allah, adalah sikap yang tepat sesuai tuntunan syariat.

Namun sebaliknya, sungguh sangatlah merugi orang-orang yang tidak bisa meraih keutamaan-keutamaan tersebut dan menyamakan bulan Ramadhan dengan bulan-bulan yang lain. Marilah kita berlomba-lomba untuk mendapatkan semua keutamaan tersebut agar kita mendapatkan ridha Allah subhanahu wata’ala.

Kini Ramadhan telah tiba kembali untuk menemui kita. Oleh karenanya, hal-hal yang sudah harus dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, agar Ramadhan tahun ini lebih bermakna dan kita bisa meraih kemuliaan Ramadhan adalah :

Pertama, Persiapan Rohani: Adalah suatu hal yang sangat penting untuk mengosongkan hati dan jiwa kita dari hal-hal yang mengotorinya, seperti rasa iri, dengki, hasad, atau rasa dendam yang mungkin masih tersimpan dalam hati kita terhadap sesorang. Jika rasa dendam itu memang masih ada sebaiknya kita meminta maaf dengan ikhlas padanya, mudah-mudahan dan insyaAllah jika dia orang yang beriman, maka pastilah dia akan menerima permintaan maaf kita dengan ikhlas pula. “Dan beruntunglah orang uang mensucikan jiwanya” (Asy-Syams :9)

Kedua, Pemahaman tentang Raamadhan : Segalah sesuatu pasti memerlukan pemahaman yang konperehensif tentang hal tersebut agar kita dapat mengaplikasikannya dengan lebih baik dan maksimal.

Begitu pula dengan ibadah di bulan Ramadhan, akan lebih maksimal dan meresap apabila kita mengerti dan memahami ilmu dan manfaat yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini, terutama pemahaman tentang amalan-amalan di bulan Rammadha seperti hikmah puasa Rammadha, Tadarusan atau membaca Al ur’an, Shalat Taraweh, Lailatul Qodar, serta I’tikaf di Masjid.

Ketiga, Persiapan Fisik. Fisik yang kuat dan prima adalah prasyarat utama dalam melaksanakan setiap pekerjaan berat. Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima.

Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa.

Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkan fisik kita dalam menjalankan ibadah Ramadhan kita, agar bisa menjalankannya  dengan lancar hingga selesai. “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah).

Keempat, Persiapan Harta : Persiapan harta yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan keperluan secukupnya untuk ibadah di bulan Ramadhan, bukan persiapan harta yang banyak dan berlebihan dalam bentuk membeli makanan yang banyak,

tetapi hanya untuk menambah kuantitas dan kualitas amal ibadah ramadhan kita misalnya infak/shadaqah, zakat mal dan zakat fitrah serta menyediakan makanan berbuka puasa untuk orang lain.

Kelima, Perbaharui Taubat : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون

“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”

Taubat menunjukkan tanda totalitas seorang dalam menghadapi Ramadhan. Dia ingin memasuki Ramadhan tanpa adanya sekat-sekat penghalang yang akan memperkeruh perjalanan selama mengarungi Ramadhan.

Keutamaan Berpuasa 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Rasulullah SAW pernah bersabda,” Puasa adalah perisai (dari api neraka). Maka orang yang berpuasa janganlah berhubungan badan dengan istrinya atau berbuat jahil, dan apabila seseorang memaki atau mengajak berkelahi, katakan kepadanya,’aku sedang berpuasa’. Nabi Muhammad Saw. menambahkan,”demi Dia yang menggenggam jiwaku, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada wangi misk. (dan inilah perkataan Allah terhadap orang yang sedang berpuasa), ‘ia tidak makan dan minum dan meninggalkan nafsunya karena Aku. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku lah yang akan membalasnya, dan setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipatnya’.”

Diriwayatkan dari (Abu Hurairah r.a.) : Rasulullah SAW pernah bersabda, “ ketika Ramadhan tiba, semua gerbang surga dibuka, semua pintu neraka ditutup, semua setan dibelenggu”

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda,” siapa pun yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan jahat (pada bulan Ramadhan) Allah tidak membutuhkan puasanya”
“semua ibadah anak Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa, (yang dilakukan) untuk Ku, dan Aku akan memberikan pahala untuknya”.
Ada dua kegembiraan untuk orang yang berpuasa ; pertama pada saat berbuka (ifthar) puasa, dan kedua pada saat bertemu dengan Tuhannya, pada saat itulah ia akan menemukan kegembiraan karena puasanya.

Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah ta’ala berfirman,

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٣١

“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An Nuur: 31).

Taubat perlu kita lakukan setiap saat, karena sebenarnya sadar atau tidak sadar kita melakukan perbuatan dosa itu setiap saat, baik di kala seorang diri maupun ketika bersama banyak orang, baik dosa kecil maupun dosa besar.Wallahu A’lam Bish Shawab.

380124_354x50

Demikian catatan singkat menyambut Ramadhan kali ini mudah-mudahan bermanfaat, aamien ..Marhaban Ya Ramadhan Syahrul Mubarak!

SPARK OF CONTENT :

So many virtues and opportunities for change in the presence of Allah in Ramadan, so Ramadan often figured with the Great special guest parable. Parables and privilege it not only shows its holiness compared to other months. However, it contains a more tangible understanding of the important aspects of their opportunities for human education inwardly and outwardly to improve the quality of life of spiritual and physical a long his life. Therefore, the Month of Ramadan can be referred to as Syahrut Tarbiyah or Education Month. Emphasis on Education says this is important because in this we are taught directly by Allah SWT. The study includes the actual activity of a general nature such as meals on time so that our health is maintained. Or we taught in order to set the time in our lives. When to eat, when to work, when to rest and when to worship. So, education is directly related to the realignment of our lives in all areas.

15 thoughts on “Aku Menyambutmu Yaa Ramadhan

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas AR Syamsuddin….

    Selamat menjalani ibadah puasa. Didoakan cepat sembuh dan diberi kesihatan yang baik sepanjang Ramadhan penuh barakah ini.Bbanyakkan bersabar dan redha dengan ujian-NYA.

    Mudahan Ramadhan tahun ini menjadi lebih baik buat kita meningkatkan amal ibadah selain mencari banyak kurnia-NYA yang melimpah. Bersyukurlah kita dapat melaluinya lagi. aamiin Ya Rabb.

    Salam Ramadhan al-Mubarak dari Sarikei, Sarawak.

    Disukai oleh 2 orang

    1. Wa’alaikum salam wr.wb.mba Fatimah…
      Alhamdulillah wa syukrulillah, Terima kasih mba Fatimah atas kunjungan dan doanya mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan yang baik pada kita agar bisa mengisi Ramadhan kali ini dengan maksimal hingga akhir Ramadhan nanti. Betul mba Fatimah, kita perlu banyak bersabar dan ikhlas menerima apapun ujian-Nya, moga-moga ibadah Ramadhan kita tahun ini lebih baik dari sebelumnya dan semoga pula kita masih diperkenankan oleh Allah SWT untuk berjumpa kembali dengan Ramadhan yang akan datang, aamien Ya Rabbal ‘Alamiin.
      Salam Ramadhan dari Dompu

      Suka

Hai Sobat, mari kita saling menyapa dan berbagi...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s