Enytime Reflection

water-880462__340
Pixabay.com

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

Pernahkah saat kau duduk santai menikmati harimu lalu terpikir untuk berbuat kebaikan untuk seseorang? Dan, percayalah bahwa itu adalah #ALLAH ﷻ yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu. Dan, percayalah bahwa apabila itu adalah niat baik yang belum tuntas kau tunaikan, maka kamu sudah mendapatkan pahala untuk niat baikmu itu. Dan pahala dari pikiran dan niat baik akan menjadi berlipat ganda ketika kamu merealisasikannya dalam sekecil apapun kebaikan untuk sesama. Sebaliknya jika kamu berniat untuk melakukan kejahatan namun tidak jadi kamu laksanakan maka tidak berdosa, tetapi jika kamu merealisasikan keinginan jahat itu, maka ia berdosa. Seperti dijelaskan dalam hadits berikut ini :

Dan dari Anas Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda :

مَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ، كُتِبَتْ لَهُ حَسَنَةً ، فَإِنْ عَمِلَهَا كُتِبَتْ لَهُ عَشْرًا ، وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّـئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ، لَـمْ تُكْتَبْ شَيْئًا فَإِنْ عَمِلَهَا ، كُتِبَتْ سَيِّـئَةً وَاحِدَةً.

Barangsiapa menginginkan kebaikan kemudian tidak mengerjakannya, maka satu kebaikan ditulis untuknya. Jika ia mengerjakan kebaikan tersebut, maka sepuluh kebaikan ditulis baginya. Dan barangsiapa menginginkan kesalahan kemudian tidak mengerjakannya, maka tidak ditulis apa-apa baginya. Jika ia mengerjakan kesalahan tersebut, maka ditulis satu kesalahan baginya.

Pernahkah kau merasa hidupmu penuh masalah, kacau, kau jenuh, dan semua tidak menyenangkan dan kosong? Itu adalah #ALLAH ﷻ Yang Maha Penyayang yang sedang mengujimu. Dan #ALLAH ﷻ ingin mendengar rintihanmu dalam doa kepadaNya. Agar kamu menyadari keberadaanNya. Karena Dia tahu kau sudah mulai melupakanNya dalam kesenangan dunia.

Kehidupan ini tidak pernah sepi dari kesulitan. Selalu ada bencana baru yang menjadikan kita tertekan, yang mengakibatkan naiknya tekanan darah memikirkan semuanya. Mungkin bencana itu berupa naiknya harga-harga kebutuhan primer kita, atau banjir dan kemarau panjang yang mengakibatkan seluruh tanaman kita gagal panen, atau kebakaran yang menghanguskan seluruh harta dan tempat tinggal kita. Semua itu, jika selalu menjadi fokus perhatian dalam kehidupan kita maka selamanya kita akan tersiksa.

Dunia tidak akan pernah berhenti menghadirkan cobaannya. Maka janganlah kita terlalu menanggung beban dunia di atas pundak kita. Biarkan saja dunia ini menanggung beban segala sesuatu yang telah dan atau yang akan terjadi. Jika kita selalu berpegang teguh kepada prinsip dan senantiasa berada di jalan yang benar, kita tidak akan tergoyahkan oleh kesulitan. Justru sebaliknya, kesulitan akan membantu kita memperkuat ketetapan hati dan keyakinan kita. Namun jika kita berhati lemah, dan selalu pesimis karena dunia yang kita kejar kelihatannya semakin jauh, maka menghadapi kesulitan adalah masalah yang akan menambah rasa takut kita sendiri.

Di saat malapetaka tiba, tidak ada yang lebih bermanfaat bagi diri kita selain memiliki hati yang berani dan jiwa yang penuh dengan kepuasan (qana’ah). Orang yang memilki hati yang berani dan jiwa yang qana’ah, berarti ia memilki dirinya sendiri. Ia memiliki keyakinan yang kuat dan dan sel-sel saraf yang tenang. Sementara, orang yang hatinya pengecut dan jiwa yang tidak pernah puas akan anugerah Allah, ia akan berkali-kali membunuh dirinya sendiri dengan kekhawatiran dan firasat malapetaka yang akan tiba.

Karenanya, jika kita meninginkan hidup yang stabil di dunia dan mengharapkan keberuntungan dari kesulitan, kita harus berani menghadapi segala situasi dengan penuh keberanian dan ketabahan. Tidak menjadikan fokus utama kehidupan kita untuk mengejar dunia sebanyak-banyaknya.

Kita harus bersikap tegas terhadap kondisi lingkungan dan dengan berani menghadapi segala angin malapetaka. Orang yang terlalu rakus dengan dunia ia tidak akan mendapatkan kasih sayang dari Allah atas setiap bencana yang menimpanya. Allah berfirman, “Dan sesungguhnya kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba pada kehidupan (dunia).” (QS.Al Baqarah :96)

Sebaliknya, bagi mereka yang tegar, merasa cukup dengan karunia Allah kepadanya, mereka akan mendapatkan pertolongan dari Allah dan dilimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya. “Lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan atas mereka.” (QS.Al Fath; 18)

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan #ALLAH ﷻ, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya #ALLAH ﷻ menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Al- Qur’an 2:195
لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan #ALLAH ﷻ, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

Al- Qur’an 4:114

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan #ALLAH ﷻ kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana #ALLAH ﷻ telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya #ALLAH ﷻ tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Al- Qur’an 28:77

Pernahkah saat kau sedang sedih namun kau tak memiliki seorang pun untuk kau ajak bicara dan berbagi keluh kesah? Itu adalah #ALLAH ﷻ sedang rindu padamu dan ingin kau berbicara padaNya lewat doa.

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada #ALLAH ﷻ aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari #ALLAH ﷻ apa yang kamu tiada mengetahuinya”.

Al-Qur’an 12:86

Pernahkah kau merindukan seseorang, lalu tiba-tiba kamu mendapat telpon/pesan darinya, atau kau bertemu dengannya? Itu adalah #ALLAH ﷻ sedang menghiburmu. Karna tak ada yg namanya kebetulan.

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

Al- Qur’an 3:190
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Al- Qur’an 3:191
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. –

Al- Qur’an 3:192

Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang selama ini kau inginkan tapi sangat sulit untuk kamu dapatkan? Itu adalah #ALLAH ﷻ Yang Maha Mengetahui dan mengabulkan doa yang telah kau tabur sebelumnya.

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena #ALLAH ﷻ. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada #ALLAH ﷻ dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada #ALLAH ﷻ niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

Al- Qur’an 65:2
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada #ALLAH ﷻ niscaya #ALLAH ﷻ akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya #ALLAH ﷻ melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya #ALLAH ﷻ telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

Al- Qur’an 65:3
وَلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَىٰ دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).

Al- Qur’an 32:21

Hidayah selalu datang bagi hambaNya yang mau berfikir. #ALLAH ﷻ itu sangat dekat. Selalu dekat. Tulisan ini, kita baca sekarang juga bukan kebetulan. Pilihan ada ditangan kita, ingin menjadi golongan yang lalai atau bukan. Bahkan ketika engkau lalai, kau telah diberi nikmat yang begitu berlimpah.

Hasbunallah wanikmal wakil-Wasslamu’alaikum warahmatullah wabaraktuh.

Iklan

13 thoughts on “Enytime Reflection

    1. Hatur nuhun juga kang, atas kunjungannya. Semoga Yang Maha Kuasa tetap menolong kita untuk terus bisa berbuat baik di masa-masa akhir perjalanan hidup kita di dunia ini…amien.
      Salam dari saya di Dompu

      Suka

    1. Terima kasih mba sudah mampir, dan alhamdulillah saya pun bersyukur pada Allah Jalla jalalu atas karunia iman yang ada di hati hingga saat ini, yang selalu menjadi penguat diri kita menghadapi apapun kesulitan hidup. Terima kasih kembali dan selamat pagi mba Darti.

      Disukai oleh 1 orang

  1. Pernahkah saat kau duduk santai menikmati harimu lalu terpikir untuk bebuat kebaikan untuk seseorang?
    ========================================
    Pernah. Dan sering terpikir bagaimana membuat seseorang merasa senang lalu tersenyum. Biasanya yang terpikir ada tetangga sekitar rumah

    Disukai oleh 1 orang

    1. Alhamdulillah, memang sudah semestinya jika yang terpikir adalah tetangga. Karena merekalah keluarga kita yang terdekat dari pada keluarga sedarah yang belum tentu tinggal berdekatan dengan kita. Terima kasih komentarnya bu. Salam

      Suka

Hai Sobat, mari kita saling menyapa dan berbagi...

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s