Siapakah Yang Menyesal?

3685174927_8db0d385d1_z
Gambar di sini

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

Apa jawaban dari pertanyaan judul di atas? Ya..pasti ada jawabannya, nanti pada hari kiamat akan diperlihatkan oleh Allah Azza wajalla semua apa yang menjadi kesudahan dari kehidupan ini. “Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) kecuali hanya sesaat saja di siang hari, (di waktu mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk.”(QS Yunus:45) Yaitu, di hari pembalasan nanti akan ada orang-orang atau sekelompok orang yang menyesal, mereka meminta untuk dikembalikan lagi ke dunia agar mereka bisa melakukan amal-amal kebaikan yang belum atau tidak sempat atau bahkan tidak mau (enggan) mereka tunaikan selama di dunia. Semacam si tersangka meminta penangguhan penahanan pada polisi, tapi tentu saja permintaan seperti ini hanya mungkin bisa dikabulkan oleh polisi berdasarkan pertimbangan tidak melarikan diri ke luar negeri atau menghilangkan barang bukti, misalnya.  Tetapi bagaimana dengan permintaan orang-orang yang menyesal di hari pembalasan nanti, apakah dikabulkan oleh Allah? Tentu mustahil Allah mau mengabulkannya….dan untuk penjelasan selengkapnya ikuti paparan pada artikel berikut ini.

 

Onabasite

Pada hari itu, siapakah yang menyesal? Siapakah yang merugi? Jawaban spontan kita pastilah, bahwa yang menyesal ialah mereka orang-orang yang sewaktu di dunia tidak percaya akan adanya hari pembalasan. Bahkan mereka mengingkari adanya kehidupan sesudah kematian. Itu memang betul, bahkan 100% betulnya. Tapi juga bukan hanya mereka itu saja yang menyesal, bahkan orang-orang yang percaya akan adanya hari pembalasan pun akan menyesal, mereka berbuat baik sekalipun akan menyesal, mengapa?

Lihat pos aslinya 551 kata lagi

Iklan