Kisah Para Pemuda Penghuni Gua yang Hidup Selama 309 Tahun

amazing-736877__340
Pixabay.com

Kisah paling kesohor se dunia, khususnya di kalangan umat Islam, yaitu kisah para pemuda penghuni gua (Ashabul Kahfi) yang hidup selama 309 tahun dalam gua. Kisah ini tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al-Kahfi (18). Kisahnya sudah didokumentasikan dalam berbagai bentuk file cetak maupun audio visual dan di sini saya hanya ingin menyajikan kembali kisahnya agar bisa menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita, semoga bermanfaat.

INSPIRASIKU

Kisah ini begitu kesohor. Dengan kekuasaan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun,kisah ini trmaktub dalam Al Qur’an dalam Surat Al Kahfi. Simak kisah ini dan Apa hikmah di balik ini semua?

Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka mengingkari keyakinan yang dianut oleh masyarakat mereka yang menyembah berhala. Mereka hidup di tengah-tengah bangsanya sembari tetap menampakkan keimanan mereka ketika berkumpul sesama mereka, sekaligus karena khawatir akan gangguan masyarakatnya. Mereka mengatakan:

رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ دُوْنِهِ إِلَهًا لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا

Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi, kami sekali-kali tidak akan menyeru Rabb selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang jauh.” (Al-Kahfi: 14)

Yakni, apabila kami berdoa kepada selain Dia, berarti kami telah mengucapkan suatu شَطَطًا (perkataan…

View original post 1,009 more words

Advertisements

4 thoughts on “Kisah Para Pemuda Penghuni Gua yang Hidup Selama 309 Tahun

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas AR Syamsuddin…..

    Jika membaca surah al-Kahfi di dalam al-Quran pasti kita mendapat kesan yang mendalam bagaimana Allah SWT menceritakan sendiri kisah ini kepada Rasulullah SAW . Melalui wahyu itulah kita mengetahui kisah sahabat gua sedangkan kita belum berada di zaman tersebut.

    Jika pemuda zaman itu di mana rajanya zalim dan membunuh sesiapa yang beriman dengan Allah tetap mempertahankan imannya hingga terpaksa bersembunyi di gua, tentu sekali kita yang tidak mempunyai masalah seperti itu lebih hebat untuk mempertahankan iman kita.

    Tetapi sebaliknya berlaku, di mana generasi zaman ini sudah lalai dan tidak lagi menurut perintah Allah SWT. malah lebih senang menyanjung tinggi budaya asing yang merosakkan iman. Ternyata rapuhnya iman muslim akhir zaman laksana buih di pantai, walaupun ramai di seluruh dunia tetapi tetap lemah melawan musuh Allah dan mempertahankan sesama muslimnya.

    Mudahan kisah sahabat gua ini dapat menyedarkan kita betapa mempertahankan iman dan agama Allah diberi kedudukan yang tinggi di sisi-NYA.

    Tulisan yang menarik dan menggugah hati serta mencerahkan minda.
    Salam hormat dari Sarikei, Sarawak.

    Liked by 1 person

    1. Wa’alaikum salam wr.wb. mba Fatimah…
      Pertama saya mengucapkan terima kasih pada mba Fatimah, yang sudah berkesempatan mengunjungi blog saya, semoga tetap diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah Swt sehingga bisa terus istiqomah di jalan kebaikan, amien. Betul sekali apa yang mba Fatimah katakan, bahwa kisah Ashabul Kahfi sungguh merupakan sebuah kisah anak manusia yang sangat mengesankan jiwa, begitu kuat dan istiqomah dalam mempertahankan iman pada keyakinan agama yang benar yaitu Islam. Padahal kita tahu bahwa pada masa itu mereka berada di bawah kekuasaan para penguasa paganis Romawi yang zolim, sungguh hebat sekali iman mereka pada Allah. Dan ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi pemuda-pemuda di zaman ini dan kita semua dalam berjuang mempertahankan keimanan kepada Allah, menjalankan perintah agama yang lurus dan tidak mudah tergoda oleh iming-iming kesenangan dunia yang menipu yang dikampanyekan oleh budaya asing yang sekuler. Sekali lagi saya menghaturkan terima kasih pada mba Fatimah atas kunjungan dan kom entarnya.
      Salam hormat kembali dari saya di Dompu.

      Like

  2. Pingback: Perlis News

Hai Sobat, mari kita saling menyapa dan berbagi...

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s